KARAWANG– Komitmen Brits Hotel Karawang dalam mendukung pelestarian budaya daerah kembali diwujudkan melalui penampilan Padepokan Wangsa Dipa yang menjadi sanggar keenam dalam rangkaian Program Pelestarian Budaya Lokal yang digelar pada 6 Juni 2026.


Program ini merupakan bagian dari upaya Brits Hotel Karawang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna bagi para tamu sekaligus memberikan ruang bagi komunitas seni dan budaya lokal untuk terus berkembang.


General Manager Brits Hotel Karawang, N. Zikri, mengatakan bahwa kolaborasi bersama komunitas seni budaya merupakan bentuk nyata dukungan hotel terhadap pelestarian budaya lokal Karawang.


“Kolaborasi ini berangkat dari keinginan kami di Brits Hotel Karawang untuk tidak hanya menjadi tempat menginap, tetapi juga ruang yang bisa menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna bagi tamu. Kami melihat bahwa Karawang memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mengangkat budaya lokal agar lebih dekat dengan masyarakat luas, termasuk para tamu hotel,” ujarnya.


Menurutnya, Brits Hotel Karawang ingin menjadi etalase budaya yang menghadirkan berbagai pertunjukan seni tradisional sehingga kekayaan budaya daerah dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat maupun wisatawan.


Sementara itu, Executive Assistant Manager Brits Hotel Karawang, Dinto, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari konsep Hospitality As Community Hub yang terus dikembangkan oleh pihak hotel.


“Melalui seni tari Jaipong kami memberikan ruang tampil bagi teman-teman sanggar di area hotel. Kegiatannya kami konsep senatural mungkin seperti sesi latihan, tari individu hingga pertunjukan kelompok. Tidak hanya melihat penampilan, tamu juga diperkenankan mencoba belajar tari langsung bersama tim sanggar. Ini menjadi simbol nilai hospitality yang kami bangun dengan menempatkan komunitas sebagai bagian utama dari pengalaman yang kami hadirkan,” jelasnya.


Ia menambahkan bahwa program budaya ini akan terus dikembangkan menjadi sebuah gerakan budaya yang lebih besar melalui berbagai kegiatan dan pertunjukan yang melibatkan komunitas seni di Karawang.


Padepokan Wangsa Dipa sendiri merupakan sanggar seni tari yang berfokus pada pelestarian tari tradisional Jaipong. Meski secara resmi hadir di Karawang sejak 20 April 2024, padepokan ini sebenarnya telah berdiri sejak tahun 2016 di Purwakarta sebelum kemudian berkembang dan membuka cabang di Karawang.


Pengurus Padepokan Wangsa Dipa, Sugiani Kartini, menjelaskan bahwa sanggar ini didirikan oleh almarhum Muhammad Yusri Al-Hadid yang dikenal sebagai salah satu pelaku seni tari Jaipong di Karawang.


“Awalnya padepokan berada di Purwakarta. Karena aktivitas beliau lebih banyak di Karawang, akhirnya dibentuklah padepokan di Karawang agar pembinaan seni tari dapat berjalan lebih efektif,” ungkapnya.


Saat ini Padepokan Wangsa Dipa membuka kesempatan belajar tari bagi berbagai kalangan mulai dari usia 4 tahun hingga dewasa. Namun mayoritas peserta didik berasal dari kalangan anak-anak sekolah dasar yang aktif mengikuti latihan setiap akhir pekan.


Menurut Sugiani, ketertarikan untuk berkolaborasi bersama Brits Hotel Karawang berawal dari informasi yang diperoleh melalui Paguyuban Sanggar dan Pelaku Seni Tari Karawang (PSTK). Kesempatan tersebut langsung disambut antusias oleh para peserta didik.


“Anak-anak sangat senang ketika mengetahui akan tampil di hotel. Selain menjadi pengalaman baru, tujuan kami juga untuk ikut melestarikan budaya sekaligus memperkenalkan Padepokan Wangsa Dipa kepada masyarakat yang lebih luas,” katanya.


Ia menambahkan bahwa dukungan publikasi dan dokumentasi dari pihak hotel menjadi sarana yang sangat baik untuk memperkenalkan seni tari tradisional kepada generasi muda.


Melalui kolaborasi ini, Padepokan Wangsa Dipa berharap dapat terus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan budaya yang diselenggarakan oleh Brits Hotel Karawang di masa mendatang.


“Harapan kami tentu semoga ada kesempatan kolaborasi berikutnya bersama Brits Hotel Karawang. Jika nantinya ada event atau kegiatan lain, kami akan sangat senang apabila kembali dilibatkan,” tutup Sugiani.


Dengan hadirnya Padepokan Wangsa Dipa sebagai sanggar keenam dalam Program Pelestarian Budaya Lokal, Brits Hotel Karawang kembali menegaskan komitmennya sebagai ruang kolaborasi yang mendukung tumbuh dan berkembangnya komunitas seni budaya di Kabupaten Karawang.